

Semoga kerinduan terhadap Bung Karno menyalakan api semangat perjuangan untuk memerdekakan Rakyat Indonesia dari segala bentuk penjajahan dan campur tangan asing. Seperti yang Beliau katakan dalam pidatonya :
“Apakah kita mau Indonesia merdeka yang kaum kapitalisnya merajalela, ataukah yang semua rakyatnya sejahtera, yang semua orang cukup makan, cukup pakaian, hidup dalam kesejahteraan, merasa dipangku oleh Ibu Pertiwi yang cukup memberi sandang pangan kepadanya?”
(Bung Karno, Pidato di BPUPKI, 1 Juni 1945).
Walau sebenarnya perjuangan yang paling berat menurut Bung Karno adalah masalah internal. Demikian kata Bung Karno :
“Perjuanganku lebih mudah karena mengusir penjajah, tapi perjuanganmu akan lebih sulit karena melawan bangsamu sendiri.”
Inilah tantangan yang sedang dihadapi oleh Bangsa Indonesia. Memerangi korupsi, Mafia Hukum, Ketidak adilan, Ketidak merataan kesejahteraan, dll. Untuk itu Indonesia harus kembali bersatu. Sisihkan primordialisme ! Sisihkan kepentingan pribadi atau kelompok ! Bangkitkan Nasionalisme, ... bersatu kita pasti bisa !
Merdeka !
“imagination” , “ imagination”, “imagination “ ! Ciptaan besar ! Kita yang dahulu bisa menciptakan candi-candi besar seperti Borobudur, dan Prambanan, terbuat dari batu yang sampai sekarang belum hancur ; kini kita telah menjadi satu bangsa yang kecil jiwanya, Saudara-saudara ! Satu bangsa yang sedang dicandra-cengkala kan didalam candra-cengkala jatuhnya Majapahit, sirna hilang kertaning bumi!! Kertaning bumi hilang , sudah sirna sama sekali. Menjadi satu bangsa yang kecil, satu bangsa tugu “rong depa”
(Pidato Bung Karno di Semarang, 29 Juli 1956)
“Apakah Kelemahan kita: Kelemahan kita ialah, kita kurang percaya diri kita sebagai bangsa, sehingga kita menjadi bangsa penjiplak luar negeri, kurang mempercayai satu sama lain, padahal kita ini asalnya adalah Rakyat Gotong Royong”
(Pidato HUT Proklamasi, 1966 Bung Karno)
“Kita belum hidup dalam sinar bulan purnama, kita masih hidup di masa pancaroba, tetaplah bersemangat elang rajawali “.
(Pidato HUT Proklamasi, 1949 Soekarno)
"Massa adalah penentu sejarah, “the makers of history !"
(Pidato Bung Karno di Semarang, 29 Juli 1956)
Semoga apa yang dikatakan Bung Karno mampu mencerahkan dan menyemangati kita semua.
Bangkitlah bangsaku, Jayalah Negeriku !
Tidak ada komentar:
Posting Komentar