Suatu ketika saya datang menemui seorang sahabat, yang mempunyai seorang anak yang selalu ingin tahu perkembangan yang terjadi ditanah air, bahkan juga ingin tahu perkembangan politik.
Dengan kepolosannya sang anak dari sahabat saya ini berkomentar kepada saya: ” Om Jujur aja, aku iri banget om sama anak-anak di Negara lain ”
Kemudian Lanjutnya lagi ” Om..sekali lagi Aku iriii … banget! Disana, terutama di Negara-negara maju, kehidupan anak-anak itu tuh lebih terjamin daripada di Indonesia “
” Bahkan untuk Pendidikan, kesehatan, perlindungan, semua mereka dapatkan. Tapi apa yang terjadi di negeri ini?”
” Kenapa ya Om banyak banget anak-anak yang nggak sekolah gara-gara nggak sanggup bayarnyakan? Terus juga banyak anak-anak yang kurang gizi, Banyak juga anak-anak yang mengalami kekerasan, ntah itu kekerasan fisik, mental, maupun seksual. Kita sebagai anak yang beruntung sih emang nggak ngerasain yang kayak begituan, tapi liat mereka-mereka diluar sana saja, masih banyak tuh yang kehidupannya nggak terjamin. Bayangin aja Om kalau kita jadi mereka :(”.
“ Om aku ini yang beruntung-beruntung ini kebanyakan bukannya bersyukur, tapi malah sombong“
” Apalagi Om dengan anak yang harta orang tuanya yang melimpah, ada yang suka minum-minum, seks bebas, dll. Huff ..ngga ada manfaatnya :( , tapi aku selalu berpikir Om kenapa mereka yang telah dewasa selalu tidak memberikan contoh yang baik?“
Jadi sebenarnya mau diarahkan kemana negeri ini Om? Inikah yang namanya negeri yang sopan-santun itu Om? Inikah negeri yang berbudaya itukah Om?
Mendengar hal ini Saya Hanya bisa ter DIAM & tertegun KAGUM akan KEPOLOSAN & KEJUJURAN akan keingin tahuan Anak Ini.
kemudian sang anak tersebut bertanya kembali; “Buat apa orang-orang di gedung “Belah Tengah” itu dibayar untuk mendiskusikan dan merumuskan undang-undang kalau ternyata hasilnya nggak sebanding sama gaji mereka Om??”
Bahkan orang-orang cerdas Indonesia sudah mulai meninggalkan negeri ini. Contohnya aja salah satu aku om, aku yang dapat beasiswa sekolah di jepang, waktu ada tawaran untuk kerja di Indonesia, Om aku dan sembilan teman aku menolaknya. Mereka memilih meneruskan sekolah disana, atau bahkan kerja dan menjadi warga jepang. Alasannya simpel aja om, disana hidup lebih terjamin Om tidak seperti dinegeri sendiri!
Memang sih, sebagai anak bangsa yang cinta Indonesia, nggak pantes banget sebenernya untuk meninggalkan negeri ini. Emm.. kita memang cinta Indonesia, tapi apa Indonesia cinta kita?
Emm .. jujur aku nggak bisa berbuat banyak buat negeri ini. Mungkin aku Cuma bisa belajar, belajar, dan belajar. Walaupun aku Cuma anak SMA yang nggak penting dan sudah menuh-menuhin pulau jawa, tapi aku punya keinginan untuk memajukan negeri ini.. aku Cuma mau bilang sesuatu aja buat orang-orang yang sok sibuk di gedung itu, yang konon kalau rapat tentang rakyat malah tidur ;)
” Emm.. Sadarlah kalian para tuan-tuan.. Turunlah sebelum adzab datang (Bagi yang tidak melaksanakan tugas dengan baik). Serahkan aja urusan kalian pada yang lebih muda. Sudah saatnya kalian menikmati masa tua dirumah saja :mr green: Di Negeri ini banyak yang lebih muda dan cerdas daripada kalian semua kok. Banyak juga yang lebih berhati mulia daripada kalian disana. Banyak muda-mudi yang siap memperjuangkan nasib negeri ini. Bukankah Indonesia merdeka atas desakan para pemuda? Bukankah para pemuda yang mendesak reformasi di negeri ini? …“
Demikian ungkapan kata dari Anak Sang Sahabat saya, mestinya kita sendiri yang sudah dewasa dan punya wawasan luas harusnya malu dengan kepolosan dan kejujuran sang anak ini, yang melihat kondisi bangsa saat ini makin lama makin memprihatinkan ini, bahkan saya pun tidak bisa menjawab semua pertanyaan sang Anak tersebut, paling saya hanya memberi nasehat kepadanya adalah:
” Kalau kamu mau maju & pintar maka jadilah seperti diri kamu sendiri dan jangan pernah menjadi diri orang lain, banyaklah belajar dan jangan pernah takut gagal, selalu optimis dan yang utama lagi adalah kamu harus jujur, walau pintar tapi tidak jujur ya percuma saja dan sama saja kamu dengan Om..Om yang duduk diGedung MPR, itu saja nasehat yang Om berikan buat kamu, semoga kamu menjadi penerus Om yang Jujur dan mau mementingkan bangsa & negara “
Tidak ada komentar:
Posting Komentar